Thursday, April 30, 2009

siaalll....



Hari ini lumayan menyebalkan. Rencananya bangun jam 6 (udah masang alarm DUA), biar bisa belajar lagi. Bangun pagi dengan polosnya matiin tu alarm, trus pikir w 15 menit lagi lah, ujian masi jam 11 ini. Eh, tau taunya kebablasan sampe jam 9. kyaaaaaa...................... hiks..

Ga apa-apalah, masi ada sejam buat belajar dan sejam buat siap-siap. 15 menit kemudian tiba-tiba w ditemukan bukan depan buku tapi depan komputer. Ketawa-ketiwi bales-balesan wall ma temen di facebook pastinya. Dengan kesadaran penuh, matiin modem, klik start, turn off computer dan turn off. Ambil modul dan baca sambil tidur.

Open up your mind and see like me.. open…, w dikejutkan dengan bunyi sms. Dengan iler yang hamper netes, w bangun ubrak–abrik cari handphone eh ternyata di bawah bantal. Padahal udah renaca mu telpon polisi, hehe ga jadi deng. Buka tu handphone dan ternyata sms dari sohib w yang namanya Anggi yang selalu setia ingatin w tiap kamis, ”Ta, jangan lupa pake seragam”. Wah udah jam 10 yah.. OMG!!! Ternyata w ketiduran doonkkkkkkkk!! Buru2 w mandi, gubrak sana/i, rusuh dah.

Sampe kampus, ternyata Anggi juga sama ajah ga ngerti isi tu modul yang isinya banyak bagannya deh. Dengan modal sekali baca tanpa hapal, masuklah ruangan ujian. Liat soalnya ajah udah malas. Tapi akhirnya selesai juga. Hehehehhe. Trus pulang ketemu dua temen w. So, w ajakin makan tu anak dua. Awalnya seh ga mau, katanya diet. Eh, waktu gue pesan, ngiler juga dan akhirnya ikut pesan juga. Hahahhaha.

***

Sampai lah di kostan tercinta. Langsung nyalain kipas angin butut, tapi masih setia meskipun kalo mu nyala harus disanggah ma kertas dulu. Trus nyalain komputer dan main Tile sebentar, tau kan main cari gambar2 pokemon yang sama gitu. Bis tu, nyalain modem, n nulis ajah di blog. Ga tau mu nulis apah, hasilnya ini ga jelas.

Besok ujian jurnalistik, dan banyaknya minta ampun. Huff... wismilak yah!!! Oyah, udah ah, ada tukang pos manggil2 nih.. apa lagi...... Bye.

Read more...

Wednesday, April 29, 2009

New Moon Cast Part 4 Volturi

Nah, inilah keluarga berbahaya di The Saga Twilight ini. Keluarga tua yang sok menjadi pengadilan bagi kaum vampire. Pastinya pengen lihat siapa2 saja. Dan banyak orang terkenal loh yang main.

Aro - Michael Sheen

Nah, dia adalah ketua dari keluarga Volturi. Kemampuannya adalah mampu mengetahui apa yang dipikirkan dan kejadian apa yang dialami seseorang hanya dengan menyentuh orang tersebut. Keluarga Volturi berbeda dengan keluarga Cullen. Mereka peminum darah manusia. Aro adalah teman baik Charlisle, tapi akhirnya Chalisle memisahkan diri dan memutuskan menjadi vegetarin (minum darah binatang).
Michael Sheen sendiri pernah berperan dalam Underworld movies, The Queen dan Frost/Nixon.

Caius - Jamie Campbell Bower

Caius adalah salah satu dari tiga pendiri keluarga Volturi, di samping Aro dan Marcus. Dia sangat benci sama werewolfs, yah punya pengalaman buruk di masa lalu gitu. Jamie Campbell Bower juga berperan dalam Sweeney Todd: the Demon Barber of Fleet Street, RocknRolla, Harry Potter and the Deathly Hallows.

Marcus - Christopher Heyerdahl

Marcus juga termasuk dalam tiga pendiri keluarga Volturi. Kelebihan Marcus adalah, dia mampu melihatan ikatan hubungan antarvampir. Christopher Heyerdahl pastinya sangat dikenal karena pernah berperan dalam In Smallville, Stargate: Atlantis, and Supernatural.

Demetri - Charlie Bewley

Demetiri adalah pengawal kepercayaan Aro. Dia mampu mengendalikan pikiran orang lain. Bahkan mematikannya.

Felix - Daniel Cudmore

Felix juga salah satu pengawal dari Aro cs. Dia sangat bengis dan kasar, dan pastinya sangat membenci Edward tanpa penjelasan yang jelas.
Daniel Cudmore berperan juga dalam X2 dan X-Men: The Last Stand.

Jane - Dakota Fanning

Nah, yang satu ini adalah my idola banget. I love Dakota so much. Dakota berperan sebagai Jane, gadis vampir yang jahat. Dia memiliki kembaran yaitu Alec. Jane mampu melumpuhkan orang dengan energi listriknya dari jauh. Sayangnya hal tersebut tidak mempan di tubuh Bella.
Kalau anda tidak mengetahui Dakota, sangat amat keterlaluan. Dia pernah berperan dalam I’m Sam, War of The Worlds, dan yang baru keluar yaitu Push.

Alec - Cameron Bright

Tak kalah dengan kembarannya Jane, Alec memiliki kemapuan untuk mematikan segala panca indra yang dimiliki baik vampire, manusia bahkan werewolfs. Jane dan Alec adalah harta berharga milik keluarga Volturi.
Cameron Bright juga berperan dalam X-Men: The Last Stand dan An American Affair.

Heidi - Noot Seear

Gadis seksi ini berperan sebagai vampir wanita pemancing mangsa keluarga Volturi. Karena wajahnya yang begitu luar biasa cantik dan seksi, siapapun manusia yang melihat akan mengikutinya. Makanya tugas dia adalah mencari mangsa untuk keluarga Volturi.
Noot Seear adalah seorang model Armani, Calvin Klein, dan Chanel, di beberapa majalah seperti Elle and Vanity Fai.

NAh, bagaimana menurut anda?? mereka cocok ga yah?? semoga filmnya sesuai dengan bukunya deh..
Read more...

Tuesday, April 28, 2009

New Moon Cast Part 3 Wolf Pack - Quileute

Hahahhaha, di wah ini cowo yang cakep-cakep yang pastinya jadi idola baru! Inilah kawanan werewofs yang cuakep2...

Jacob Black – Taylor Lautner



Tau kah anda, Jacob ternyata saaaaaaaangaaattttttt cakep dibanding saat di Twilight yang cupu abis. Sekarang jadinya bingung, milih Edward atau Jacob yah?? Cakep n sexy abiizzzzzzz. Jacob adalah anak dari suku Quileute yang juga merupakan anak dari teman baik bokapnya Bella. Sebenarnya anaknya baik, tapi sangat menyebalkan, apalagi saat usahanya mendapatkan Bella. Sebel!! Tapi kalian semua akan terkejut saat membaca Jacob di Breaking Down (buku 4).

Sam Uley - Chaske Spencer

Nah ini ni, salah satu tokoh yang akan muncul sebagai omega dari kawanan werewolfs. Meskipun sebenarnya yang memiliki hak menjadi omega adalah Jacob Black, tapi Sam Uley adalah orang pertama yang bias berubah menjadi werewofl dan pastinya lebih tua disbanding yang lain.
Oyah, Chaske Spenser ini pernah main di TV movie Dreamkeeper dan mini-series Into the West.


Jared - Bronson Pelletier

Nah kalau ga salah Jared orang kedua yang berubah menjadi werewolf setelah Sam. Bocah abis mukanya hehe..
Si Bronson ini pernah main sebagai Jack Sinclair di Canadian show Renegadepress.com

Paul – Alex Meraz

OMG seksi n’ cakep banget seh.. Orangnya rada emosian gitu deh, tetep ajah cakep wkwkwkkwkwkkw.. Dia orang ketiga yang bisa berubah menjadi werewolf. Awalnya seh dy temenan ma Jacob, tapi sejak berubah jadi werewolf, menjauh gitu lah..
Nah, kalian mungkin pernah bertanya-tanya pernah lihat dimana gitu, si cakep ini pernah main di TV show Warrior dan film The New World.

Embry Call - Kiowa Gordon

Embry ini sohib akrabnya Jacob, dan bahkan sudah dianggap kaya sodara sendiri gitu lah. Manis banget yah ni orang…
Si Gordon ini baru pertama kalinya main film di new moon loh..

Quil Ateara - Tyson Houseman

Quil ini juga teman akrabnya si Jacob. Banyak cerita lucu soal dia haha.

Harry Clearwater - Graham Greene

Ini temen akrabnya bokapnya Bella. Dia juga tetua adat di suku Quileute. Dulunya juga pernah menjadi werewolf tapi udah berhenti. Dua anaknya juga jadi werewolf, tapi nongolnya entar di Breaking Down, yaitu Seth dan Leah.
Mr.Greene ini pernah main di film Dances With Wolves, Die Hard 3, the TV show Wolf Lake, dan pada episode Big Wolf on Campus. Kayanya dia suka banget main di film yang ada wolf2nya.

Emily - Tinsel Korey

Nah gadis cantik ini main sebagai Emily, tunangannya Sam Uley. Dia dulunya pernah dicakar, jadi mukanya nanti bakal rusak setengahnya. Dan itu yang membuat Sam Uley selalu merasa bersalah padanya. Tapi dia mencintai Emily bukan karena kasihan, tapi karena emank Emily belahan jiwanya, kalau istilahnya werewolf ’imprint’.
Dia adalah seorang musician, selain itu pernah membinbtangi TV show Rabbit Fall dan film The Lookout.

Wah, jadi ga sabar mu liat aksi mereka, apalagi perubahan mereka. Huff….

to be continue .. Volturi
Read more...

New Moon Cast Part 2 Charlie and Bella Swan

Lanjut dari yang sebelumnya, di bawah ini adalah keluarga Swan..
Maav, Irene(Bellas Mom) tidak bisa ditemukan gambarnya.

Charlie Swan - Billy Burke


Dia adalah ayah Bella Swan, wanita yang sangat dicintai Edward Cullen dan Jacob Black. Charlie adalah seorang kepala Polisi di wilayah Fork. Dia bercerai dengan Irene (Bellas Mom). Dia tidak begitu dekat dengan Bella, tapi sangat mencintai anaknya itu dan berusaha yang terbaik buat anaknya. Dia tidak begitu percaya hal-hal gaib. Dialebih menyukai Bella jadian ma Jacob dibanding Edward.Btw, Charlie bisa seksi juga yah.. hahahaha..

Bella Swan – Kristen Stewart


Yah pemeran utama di The Twilight Saga. Dia sangat mencintai Edward, dan entah disambet apah, tiba2 dia juga mulai menyukai Jacob (seebeeellllll!!!). Polos, dan satu-satunya orang yang pikirannya tidak bias dibaca Edward. Alamaaaakk cantiiknya.. cck.. cck...

To be continue.... Werewofls n' Volturi
Read more...

Monday, April 27, 2009

New Moon Cast part 1 The Cullen

Wah, wah, selama ini saya penasaran abis aktor-aktor baru yang bakal nongol di The Twilight Saga: New Moon. Cari ke sana-kemari akhirnya terkumpul beberapa. Kalau kalian (penggemar Twilight) pasti setelah melihat mereka, kata2 yang bakal dikeluarkan “OMG!!”.
Nah, silahkan dilihat, barang bagus, barang bagus,dipilih,dipilih.. hehehhehe.. bcanda.. Silahkan berdebar-debar guys...... sebelumnya, maaf kalau ada kesalahan penulisan nama.

The Cullen





Ini adalah kepala keluarga dari The Cullens. Dia yang menciptakan Edward, Esme (istrinya), Rosalie, dan Emmet. Profesinya adalah dokter (yang super cakep). Baik hati dan bijaksana abis, cinta mati sama Esme. Oyah, beda banget yah ma yg asli.

Esme Cullen – Elizabeth Reaser




Istri dari Charlisle. Dia sudah dianggap ibu sendiri oleh ’anak-anak’ cullens. Sifatnya keibuan dan sangat baik hati, benar-benar sebagai penyejuk dalam keluarga. Cantik banget yah aslinya.

Edward Cullen – Robert Pattinson



Huuuhhhh... betapa cakepnya.... OMG!!!! Sebel liat cakepnya dia. Jadi, Edward si vampir cakep ini, adalah anak pertama dari The Cullen. Sebenarnya dia adalah orang pertama yang diciptakan Charlisle (yang sekarang menjadi ayahnya) sebelum Esme. Dia di gigit (cara menciptakan vampir) saat berusia 17 tahun, alasannya saat itu dia sakit, dan permintaan terakhir dari ibunya kepada Charlisle adalah ’menyembuhkannya’, Dan sampai seterusnya dia selalu berumur 17 (sebenarnya hampir 1 abad umurnya). Oyah, dia juga mempunyai kemampuan membaca pikiran orang lain, kecuali Bella.

Rosalie Cullen - Nikki Reed




Rosalie, anak kedua di bawah Edward Cullen. Dia adalah yang tercantik dan tersexy di keluarga ini. Belahan jiwa Rosalie adalah Esme. Meskipun awal dia diciptakan untuk menemani Edward yang merana. Awalnya sedikit jahat, tapi ternyata dia baiik banget, musuh sekaligus teman Jacob. Kayanya dia model yah? Keren-keren fotonya.

Emmet Cullen - Kellan Lutz




Emmet, diciptakan setelah Rosalie. Rosalie meminta Charlisle untuk menciptakannya. Tubuh yang paling besar, seksi, semangat dengan sifatnya seperti bocah, memeberi warna cerah dalam keluarga ini. Emmet sangat suka menjaili Bella. Bella dan Emmet seperti kakak dan adik. Bener-bener deh nih orang seksinya......

Alice Cullen - Ashley Greene



Alice yang memiliki kemampuan melihat masa depan, salah satu yang tidak diciptakan oleh Charlisle. Dia dan Jasper datang bergabung menjadi keluarga Charlisle,menurutnya itu adalah takdir. Gadis imut yang sangat semangat, suka pesta dan suka mendandani Bella ini adalah sahabat terbaik Bella. Cantik banget yah...

Jasper Hale - Jackson Rathbone



Jasper adalah seorang prajurit dulunya. Dia juga sama seperti Alice yang tidak diciptakan oleh Charlisle. Tetapi mereka berdua mengambil keputusan untuk bergabung dalam keluarga cullen dan menjadi vegetarian (minum darah binatang bukan manusia). Dia adalah belahan jiwa Alice. Dia memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosi dan suasana hati seseorang. Manis yah.....

next on litanluv..... Swans family, werewolf, n The Volturi

Read more...

The Twilight Saga : New Moon



Film kelanjutan dari Film Twilight akan segera tayang 2 November 2009. tapi untuk di Indonesia sendiri,belum tau kapan keluarnya..hiks. film yang diambil dari buku The Twilight Saga : New Moon ini bener-benar ditunggu. Banyaknya pemain baru yang muncul apalagi Jacob cs, membuat para penggemarnya termasuk saya, benar-benar tidak bersabar.

Mungkin sebagian besar orang sudah membaca buku New Moon. Tapi kalau yang belum, saya sedikit menceritakan gambarannya secara umum. Di buku ini, lebih menceritakan cinta Bella Swan (Kristen Stewart) yang mulai terbagi. Tentunya teman-teman masih ingat akan vampir yang luar biasa gantengnya (ko’ bisa ada yang cakep kaya ni orang seh, bikin sebel!) Edward Cullen (Robert Pattinson) tiba-tiba saja memutuskan untuk pergi dari Bella.

Namanya juga udah cinta mati yah, pantas ajah si Bella jadi uring-uringan. Ga ada semangat hidup. Namun akhirnya seseorang mengembalikan senyumannya, dialah si brengsek tapi cakep, Jacob Black(Tailor Lautner). Jacob Black adalah anak dari suku Quileute yang juga merupakan anak dari temen bokapnya si Bella.

Mencuri kesempatan dari kesempitan, Jacob lumayan berhasil mendapatkan sedikit ruang dalam hati Bella. Akan tetapi Jacob tiba-tiba berubah, sama seperti Edward, dia juga mau tak mau harus menjauh dari Bella. Parahnya lagi, Bella juga mau bunuh diri karena terus mengingat dan Edward malah menyerahkan dirinya ke sebuah keluarga yang paling berbahaya di London untuk meminta agar dirinya dibunuh, keluarga tersebut adalah keluarga Volturi.

Wah, apakah semuanya benar terjadi ataukah salah paham? Mengapa Jacob menjauh, padahal dia kan cinta mati ma Bella Swan, lalu apakah Edward dan Bella akan mati?? Baca yah bukunya. Atau mau menunggu filmnya tahun depan??

Read more...

UNFORGETABLE MOMENT Part 2


”Ternyata kota Jakarta seperti ini yah”, kata saya dalam hati. Besar, membingungkan dan buat pusing plus gerah. Banyak bangunan megah menjulang tinggi. Di daerah saya sendiri yang paling tinggi swalayan Sentosa, itu pun 3 lantai, hehehe. Hebat juga yah yang bisa membangun gedung setinggi itu.
Makanan
Saya dijemput kakak menuju ke Bogor. Wah awalnya senang sekali. Bogor tidak begitu penat dan nyaman, tidak seperti Jakarta yang hiruk pikuk, sangat penat. Tapi, saat hari pertama mencoba makanannya, benar-benar musibah. Makanannya sama sekali tidak klik di lidah saya. Rasa basonya berbeda dengan yang di Flores, saosnya pun beda. Disini semua orang makan sayur mentah, aneh! Trus, ga dikasih air putih, tapi teh tawar, OMG. Sotonya ko’ ada santannya yah? Trus trakir, sayur asam ko’ ga asam dan terlalu banyak campuran sayur yang aneh di dalamnya. Sambelnya juga manisss. Asinan ko’ berkuah. Emank enak asinan sayur?? Akhirnya selama seminggu makannya telmi alias telur mie. Lama kelamaan, malah makanan seperti itu yang saya cari. Lalapan, siomay, baso, mie ayam, batagor, cireng, cimol, pecel, teh tawar, soto bogor,dll, ternyata sangat nikmat dan lezatozzzzzzz. Hanya saja kalau makan, sambelnya pasti nambah (buat mas tukang pecel, maav yah). Bogor rajanya makanan deh.

Bahasa

Bahasa juga salah satu hal yang sulit untuk beradaptasi. Gw, elu, nggak, dsb, bener-bener terasa tidak enak di mulut. Perbedaan bahasa juga kadang sulit dimengerti. Lombok itu bahasa Indonesia atau bukan yah? Ko’ orang-orang pada ga ngerti, mereka cuma tau sambel. Warung, kalau di tempat saya warung itu tempat jual makanan. Sedangkan kios yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari. Nah disini, warung itu kios.
Saya juga mengira kata ’pele’(menghalangi) juga bahasa yang dipakai semua orang, eh ternyata tidak. Dan dengan polosnya saya berkata ”eh sowry jgn pele gw dong”, trus kata temen ”pele itu apa ta?”. hahaha. Apalagi saat saya semester 1, haha benar-benar masih baru. Tapi untungnya ada teman yang dengan baik hatinya mengajarkan beberapa kosa katanya (luv u so Anggi). Akhirnya sekarang mulai biasa juga.

Mall, Bioskop dan Lift
Ketiga hal tersebut BELUM dijumpai di Flores, masih direncanakan, ehm.. Mall adalah tempat pusat perbelanjaan yang eksklusif berbeda dengan pasar atau pun toko. Sebuah gedung besar yang didalamnya terdiri dari begitu banyak toko-toko. Saat pertama masuk benar-benar excited.
Di dalam salah satu Mall yang saya kunjungi, terdapat tempat menonton film yang biasa disebut Bioskop. Bioskop adalah list nomor 1 yang saya cari, maklum saya salah satu movieholic. Sangat menyenangkan menonton melalui sebuah layar yang besar. Akhirnya sampai saat ini terus ketagihan.
Lift juga pertama kali saya gunakan saat menginjak Bogor. Sangat menyenangkan, untungnya ditemani kakak, kalau tidak bakal benar-benar memalukan. Lucu juga kalau mengenang jaman-jaman pertama kali datang ke kota ini.
Satu hal yang saya pikirkan. Ternyata sama saja di Flores. Hanya saja disini banyak bangunan tinggi dengan jalan yang luas, dan temapt-tempat perbelanjaan yang megah. Selain itu, sama saja. Lama-lama disini rasanya ingin pulang juga. Benar-benar kangen rumah. Hiks... T__T’ Kalau temen-temen punya cerita pengalaman pertamanya, bagi-bagi juga yah... Read more...

Saturday, April 25, 2009

UNFORGETABLE MOMENT Part 1




Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya ‘pertama kali’ dalam hidupnya. Pakai handphone, facebook, friendster, naik motor, mobil, semuanya pasti ada pertama kalinya. Tidak mungkin langsung tau, bicara dan jalan ajah juga pake belajar ko’. Satu-satunya yang kita langsung tau hanya makan. Perasaan dari bayi kalau soal makan langsung ngerti tidak perlu diajarin. Hehehhe..

Nah, kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman katro saya buat kalian semua. Ini rahasia yah, kalau mau ketawa, sendiri ajah, jangan ajak temen . Cerita ini tentang saya, hanya saya, jadi tidak ada pihak yang dirugikan deh.

Bagi yang tidak tau saya siapa, baca profil! Pengalaman saya ini tentang langkah pertama saya sampai saya berada di pulau Jawa. Yah, sama seperti kebanyakan anak flores lainnya (yang saya tau yah), pulau Jawa adalah pulau impian. Kalau sudah lulus SMA maunya pergi ke pulau Jawa, apalagi namanya Jakarta. Uuuuhhhh, rasanya hebat minta ampun kalau ada disana (hemmm ternyata.......).

Naik Pesawat Terbang


Setelah lulus dari SMAK Fransiskus tercinta, pikiran pertama yang ada di kepala adalah harus lanjut ke pulau Jawa. Tapi saat ditanya mau kuliah dimana, pikiran kosong melompong tidak tau mau kuliah dimana. Teman-teman yang lain sudah duluan berangkat menginjak pulau Jawa (benar-benar iri saat itu), dan saya berangkat belakangan, untungnya masih ada 1 universitas yang memberikan kesempatan test hahahha (ini namanya jalan Tuhan ).

Nah,saat mama saya mengatakan saya akan berangkat ke Bogor yang tidak jauh dari Jakarta, wajah saya pun berseri-seri (akhirnya.......). Kalau ada yang bertanya ”mengapa Bogor?”, jawaban klasik ”ikut kakak” (berbahagialah yang menjadi kakak). Lalu mama saya mengatakan saya akan naik pesawat dengan tante saya, kebetulan yang juga tinggal di Jakarta. Reaksi pertama adalah deg degan. Wah pesawat, wah pesawat, wah PESAWAT!! Meskipun wajah saya dipasang sebiasa mungkin tapi tiap tidur selalu terngiang-ngiang “naik pesawat ke Bali”.

Besoknya sibuk pergi ke toko membeli segala macam untuk di bawa. Sindrom ‘melet’ kata orang Manggarai (kalau ada yang tidak tau, tanya yah). Banyak barang yang sebenarnya tidak begitu berguna yang saya bawa. Dan sekarang saya merasa begitu konyol mengingat saat itu.

Perasaan saya 25% senang dan 75 % takut. Kenapa takut? Good question. Karena saya tidak tau bagaimana prosedur naik pesawat. Meskipun bersama tante saya, tetap saja pasti kelihatan ling-lung kaya ayam kehilangan induknya..hiks..

Hari H yang ditunggu pun tiba. Biasalah diawali pamit sana-sini, nangis sana-sini. Petualangan panjang seorang gadis Flores sebuah pulau kecil tapi INDAH (tolong dicatat!) sudah dimulai. Saya pun akhirnya berangkat dari kota Ruteng menuju bandara di kota Labuan Bajo yang menghabiskan waktu 5 jam. Tertulis di tiket pesawat ”Trans Nusa”, jadi sampai saat ini saya hanya mengetahui pesawat itu saja yang jalurnya Labuan Bajo-Denpasar (bagi yang mengetahui lainnya, kasih tau yah).

Sampailah kami di bandara tersebut, ternyata tidak begitu besar. Dengan tampang yang se-cool mungkin seolah-olah sudah seribu kali naik pesawat (hmmmm ternyata.......), kami pun menunggu pesawat datang. Sebenarnya sih hati saya terus berdebar, dan sangat menegangkan merasakan bagaimana naik sebuah mesin besar yang bisa terbang, yah 11:12 lah dengan burung di angkasa hehehe. Huh, biasanya mengantar orang, sekarang....... tiiidaaakkkkk T__T’.

Pesawat pun datang. Dag,deg,deg, semua terlihat seperti slow motion. Kami pun naik dan duduk. Huh, semuanya berjalan dengan lancar dan tidak seburuk yang saya pikirkan. Untungnya saya cepat menangkap penjelasan pramugari, jadi untuk memasang seat belt gampang-gampang saja (padahal awalnya sempat takut dan bingung, malu juga kalau bertanya). Akhirnya perasaan saya telah kembali menjadi 100 % senang, so excited :-D

Sampailah kami di Bali. Wow, bandaranya entah berapa kali lipat besarnya dari bandara di Flores. Perasaan saya lebih dari 100% senangnya. Kiri, kanan, depan, belakang, semuanya bule! Apalagi saat melihat bule Korea, OMG keren amat seh hampir tak sanggup kedipin mata (cakep gilaaaaa).

Sehari kami di Bali yang indah ini. Tapi biasa ajah menurut saya, soalnya tidak begitu berbeda dengan Flores. Hanya pulau Bali lebih banyak diurus jadinya BAGUS BANGET! Kotanya indah, aroma kotanya khas, Kuta-nya unik bukan karena pantainya yang bagus (maklum di Flores juga banyak pantai) tetapi banyaknya pengunjung (bule khususnya) dan segala macam bentuk manusia ada di sana. Dan banyak tempat-tempat nongkrong yang so sweet abis. Apalagi yah, oyah GWK yang luar biasa, ternyata ada orang yang sebegitu niatnya buat burung Garuda sebesar itu, dan memahat batu yang begitu besar dengan begitu rapih, memikirkannya ajah udah cape. Bravo deh buat yang buat! Asli keren! Pokoknya, Love Bali so much ^___^V

Keesokan harinya kami berangkat lagi ke bandara. Perasaan saya sudah biasa, tapi mengingat saya akan menuju sebuah kota pusat dari Indonesia ini, pikiran saya mulai melayang-layang. Kami akhirnya naik pesawat Adam Air menuju kota yang paling ingin saya lihat. 2 jam lamanya kami berada dalam pesawat.

Akhirnya... sampailah kami ke ibu kota negara Indonesia tercinta ini........

To be continue... ^____^V

Read more...

Friday, April 24, 2009

Be GrateFul ^____^V

Jumat sore yang hujan di kota hujan memang sudah sering saya alami. Apalagi dengan ekstra petir yang bersahut-sahutan saling menyapa, kayanya mereka sudah lama tidak berjumpa, saking menggelegarnya dan tak henti-hentinya tu petir. Pukul 16.00 sore saya selesai ujian Analisis Teks Media Praktikum (ujian yang paling menyebalkan sedunia), di luar langsung disambut awan yang gelap. Wah, saya lupa membawa payung apalagi siangnya panas, enath kenapa bisa gelap seperti itu.

Sebelum pulang, saya harus bertemu teman saya di warnet dekat kampus, dan pastinya tidak bisa ditunda. 15 menit lebih saya di sana, bukan ngenet, tapi diskusi magang (hal ini selalu buat pusing). Saya akhirnya pulang, di tengah jalan, saya bertemu dengan dua teman dekat saya, setelah dihasut akhirnya saya pun ikut mereka pergi membeli cireng (makanan gorengan yang kenyal dan di dalamnya ada berbagai macam isi : kornet, ayam, keju,dsb). Setelah itu barulah kami pulang, sampai di tempat foto copy kami pun berhenti lagi melihat banyak teman-teman yang nongkrong di sana. Ternyata mereka sedang menunggu foto copy bahan untuk ujian selanjutnya. Saya pun akhirnya ikut.

Angin mulai menyusul awan gelap. Setelah menerima bahan ujian, saya lalu memisahkan diri dengan teman-teman yang lain dan langsung naik angkot 09. Petir mulai berdatangan, dan begitu terasa dekat, guntur pun menyusul dengan teriakannya yang lebih kuat dibanding vokalis Serius band. Tiap kali petir dan guntur bercengkerama, semua orang di angkot langsung menyebutkan Tuhan masing-masing. Sampai di tengah jalan, yang ditunggu-tunggu pun datang juga, hujan. Begitu derasnya hujan, saya sampai tidak bisa melihat apa-apa. Wah gawat saya sendiri tidak membawa payung, pikir saya.

Di sepanjang jalan, beramai-ramai anak-anak kecil berlari membawa payung mengejar tiap angkot. Saat orang lain mengkerutkan wajah karena hujan, akan tetapi wajah anak-anak ini begitu berseri-seri saat hujan datang. Ojeg payung adalah sapaan bagi mereka. Pakaiannya Cuma selapis dan sangat tipis. Dengan kaki kosong tak beralaskan apapun, mereka berlari kesana dan kemari mencari orang buat diantarkan dengan payungnya. Mulai dari rambut sampai kaki, tak ada yang kering, semuanya basah. Saat orang menggunakan payung mereka, mereka berjalan di belakang tanpa payung. Dan berjam-jam mereka terus berada dalam kondisi seperti itu.

Saat saya mengatakan ”kiri pak”, angkot pun perlahan-lahan menghentikan larinya tepat di depan salah satu swalayan yang bernama swalayan Ada. Seorang ojeg payung pun datang menghampiri angkot yang saya naiki. Syukurlah pikir saya. Saya lalu nebeng bersama si tukang ojeg payung itu. Setelah membayar angkot dengan Rp.2000 (setelah BBM turun), saya meminta si ojeg payung mengantarkan saya ke Swalayan Ada (namanya memang Swalayan Ada), tidak jauh dari tempat saya turun angkot. Di sana sudah ada seseorang yang menunggu saya (selalu tiap harinya, makasi yah buat dia), dari kejauhan pun saya sudah melihat dia. Tepat di tangga swalayan tersebut, saya lalu memberikan Rp.1000 kepada si tukang ojeg tak lupa juga terima kasih padanya.

Saya dan B’ (seseorang yang dari tadi menunggu saya) lalu duduk sejenak di tangga swalayan tersebut, menunggu hujan sedikir mereda, yah kebetulan sama-sama tidak membawa payung dan untungnya B’ memberikan jaket untuk saya. Kami melihat dengan diam banyaknya ojeg payung yang berada di depan swalayan itu, berharap ada yang menggunakan jasanya. ”wah, hebat sekali mereka, berdiri berjam-jam dengan kondisi yang basah kuyup, saya saja masih kedinginan”, ujar B’ memecahkan keheningan di antara kami berdua. Benar juga kata B’, saya saja mulai tidak enak badan, padahal hanya basah sedikit dibanding mereka. Kalau dipikir-pikir sayang juga, uang yang mereka hasilkan hanya untuk membeli obat pilek. Atau mereka memang kebal yah?

Perut saya juga tak kalah ikut berteriak. Saya pun sadar dari pagi saya belum menyentuh yang namanya makan nasi. Setelah hujan mulai reda, saya dan B’ pun beranjak ke McD yang tidak begitu jauh dari swalayan Ada. Setelah memesan 2 ayam goreng plus nasi, kentang dan lemon ice, kami pun duduk. Saking laparnya, kami berdua lupa mencuci tangan, langsung melahap ayam tersebut dengan saos yang banyak.

Sambil bercerita, tertawa, kami mulai menghabiskan perlahan-lahan makanan di meja kami. Di luar masih gerimis. Dari kejauhan saya masih melihat beberapa ojek payung berdiri di luar McD.
McD menyediakan tempat tersendiri langsung di pinggir emperannya bagi yang ingin memesan ice crem atau minuman dingin lainnya. Jadi tidak perlu masuk ke dalam kalau ingin memesan ice cream. Saya dan B’ lalu melihat kejadian yang unik menurut kami. Seorang ojeg payung yang masih anak-anak menghampiri tempat menjual ice cream tersebut. Dan si pelayan dengan ramah melayani anak itu. Anak itu membeli 2 ice cone masing-masing harganya Rp.1500 (kalau saya tidak salah ingat).

Saat dia menunggu si pelayan membuatkan ice untuknya, dia mencuri-curi pandang kepada temannya dan tersenyum. Saat ice berada di tangannya, diberikan salah satu ice cream itu kepada temannya. Mereka pun tertawa dan melihat ice itu. Dengan tidak sabar melahapnya, rasanya dunia hanya milik mereka.

”Kita tidak pernah bisa merasakan ice cream seperti mereka.”, kata B’. Yah, memang benar. Tiap hari kita mampu membeli ice tersebut. Tapi perasaan bahagia saat mendapat ice seperti anak-anak ojeg payung tidak bisa kita dapatkan. Mungkin kita pernah merasakan bahagianya saat masih kecil diberikan ice cream oleh orang tua kita. Tapi itu tidak sebanding dengan uang hasil sendiri yang dibelanjakan 2 anak kecil untuk membeli 2 buah ice cream.

Si pelayan yang melayani mereka kemudian berkata pada temannya ”mereka senang sekali, jadinya kasihan”. Semua orang yang melihat pasti merasa seperti itu. Tapi kalau saya pikir-pikir, mereka sendiri mungkin tidak merasa perlu dikasihani orang lain. Karena mereka bahagia. Orang-orang seperti merekalah yang tau cara yang benar untuk berbahagia dan selalu berbahagia dengan hal-hal yang kecil. Setelah menyelesaikan makanan kami, kami pun pulang dengan tersenyum. Memetik pelajaran dari hari ini, bersyukurlah mulai dari hal yang terkecil.
Read more...

Wednesday, April 22, 2009

Save Our Flores ^___^V


Hi semua.. Saya ingin berbagi sedikit tentang pengalaman saya. Taukah kalian bahwa kebanyakan orang setelah bertanya pada saya ”asalnya dari mana?”, lalu bertanya ”Flores itu dimana yah?”. Sangat menyebalkan bukan?! Apa mereka yang kurang gaul yang nilai geografi smp rada-rada anjlok, atau memang Flores kurang terkenal yah? Masa kata mereka Flores dekat Papua sih.............

Teman-teman saya banyak yang bertanya di luar perkiraan. Contohnya: ”Ta, kalian pakai bahasa inggris yah?”, ada lagi yang lebih parah , ”Ta, di sana ada listrik ga?”, ”Kalian nonton televisinya bagaimana?”, dan pertanyaan lainnya yang bikin makan hati.


Memang sih Flores banyak diliput di televisi apalagi di acara Jejak Petualang. Sayangnya, yang ditampilkan itu hanya daerah yang benar-benar udik plus adat-adatnya. Semakin meyakinkan mereka kalau Flores itu benar-benar terbelakang. Satu lagi, dengan munculnya iklan “Aer su dekaat beta bisa bantu mama kas mandi adek....”, maka genaplah penderitaan saya berada di tanah Jawa sebagai satu-satunya anak NTT di sekeliling teman-teman kampus saya yang selalu diganggu karena iklan tersebut. Padahal iklan itu bukan Flores, tapi daerah Soe kesana.

Banyak orang yang tidak mengetahui keindahan, kemakmuran dan kemajuan Flores itu sendiri. Kalau saya berpikir, di Flores terlalu amat sangat banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Semua orang begitu memuja tanah Lombok yang begitu indah, apalagi Bali sebagai pulau dewata yang luar biasa itu. Mereka mampu mengelola semua wisata dengan sangat baik dan menambah kaindahan yang ada. Lalu, apa bedanya dengan kita yang ada di pulau bunga Flores?

Flores punya banyak pantai pasir putih yang luar biasa indah. Riung, obyek wisata di kabupaten Ngada ini yang sangat indah, tidak kalah dengan taman laut lainnya yang terkenal sejagad ini. Dintor, sebuah pantai berpasir putih di kabupaten Manggarai ini begitu indah, sayangnya tidak ada orang yang tau selain orang Manggarai sendiri. Apalagi di daerah pantai sepeti Labuan Bajo kita yang memiliki pantai dengan hiasan pulau-pulau kecil yang indah. Sea World di Maumere, dulu waktu kecil saya pernah kesana dan pantai itu benar-benar indah dan begitu biru,dan begitu banyak pantai lainnya yang indah. Tapi, mengapa masih belum dikenal banyak orang? Pulau komodo, Pulau Kelimutu, pasti hanya Flores yang punya. Saya masih ingat waktu di Maumere, saya pernah pergi ke sebuah tempat pengolahan ulat sutra, lalu saya juga pernah mengunjungi beberapa tempat pemandian air panas alami, salah satunya Soa di Bajawa. Saya juga pernah mengunjungi Gua yang ditemukannya homoflorensis di Manggarai, lalu ada lagi batu cermin di Labuan Bajo, dan masih banyak tempat wisata lain yang tidak saya cantumkan saking banyaknya tempat wisata di Flores tercinta ini.

Di tempat dimana saya berada saat ini, begitu menyedihkan. Banyak orang miskin yang benar-benar hidupnya dengan mengemis dan tinggal di jembatan-jembatan. Terlalu banyak pengamen disini. Setidaknya hal ini berbeda dengan Flores tercinta. Semiskin-miskinnya orang flores, masih bisa makan nasi, ubi, ataupun jagung. Saya hampir tidak pernah menemukan pengemis ataupun pengamen di Flores. Atau saya yang kurang gaul yah? Tapi begitulah pandangan saya.

Manggarai adalah penghasil beras dan Kopi, tapi kenapa tidak ada orang yang menyadarinya kecuali orang Flores sendiri. Saya semakin bingung. Kenapa daerah-daerah lain yang lebih terkenal, padahal kopi dan beras Flores amat sangat enak, seperti beras Bramo atau Roslin yang begitu harum dan manis. Apalagi kopinya, huh aromanya tidak kalah dengan yang ada di Starbucks.

Bajawa juga kaya dengan Jeruk, tapi Jeruk Medan lebih terkenal. Padahal Jeruk Bejawa kan enak sekali. Ende, Maumere, dan Flores Timur, adalah raja makanan laut. Tapi sama saja, untuk makan sendiri. Begitu banyak daerah penghasil di Flores. Tapi sayangnya, hasilnya dinikmati sendiri, dan diputar-putar di Flores saja.

Adat-adat Flores yang begitu banyak, tiap daerah memiliki bahasa, pakaian, adat, makanan khas yang berbeda-beda. Kita adalah pulau yang paling unik, berbeda tetapi satu. Di setiap kota juga sangat maju. Speedy juga sudah ada di Flores, meskipun baru mulai dari Labuan Bajo. Meskipun tidak ada Mall dan Bioskop, tapi pertokoan kita sudah maju pesat dengan dibangunnya beberapa swalayan besar di tiap kota. Mungkin ke depannya akan dibangun yang namanya Mall dan Bioskop secara perlahan-lahan.

Transportasi di Flores juga sangat gaul. Bemo, sebutan bagi angkot di Flores, tidak seperti disini yang standar. Di Flores, angkot ada musiknya, lalu di warna-warnain, dimodifikasi lagi, gaul abis pokoknya. Ada lagi kendaraan umum yang lebih fungky, Truk atau yang biasa disebut Oto Kol. Dulu saya menganggap biasa saja, tapi ternyata disini tidak ada yang namanya Truk pengangkut manusia atau Oto Kol tersebut. Jangan salah, mobil di Flores bagus-bagus, apalagi motor-motornya.


Dari semua kelebihan yang dimiliki Flores yang sebagian besar tidak dapat saya sebutkan, kita bisa sadar kalau Flores itu punya potensi besar untuk menjadi nomor 1. Sayangnya kurang banyak orang yang mau mengurusnya. Semua orang setelah kuliah dan menginjak tanah Jawa, sudah tidak mau pulang lagi ke Flores. Padahal orang-orang seperti mereka yang sudah memiliki ilmu itulah yang dibutuhkan Flores. Kalau sudah tua, baru pulang Flores. Huff..... sudah tau SDM kita kurang, padahal orang Flores dasarnya pintar-pintar, tapi itulah banyak yang tidak peduli. Kalu mau jadi caleg atau bupati saja baru peduli berebutan.


Coba kalau ada organisasi pecinta Flores yah, yang bisa menggenjot orang-orang lain untuk mengadakan perubahan bagi Flores tercinta ini. Tapi banyakan orang membuat grup pecinta Bola, malahan ada yang membuat grup pecinta Miyabi. Huuuuuuhhh........ Teman-teman, ayo kita sayang Flores pulau bunga kita tercinta, tempat kita dilahirkan dan tempat dimana orang tua, nenek moyang kita pernah pacaran di sana. ^___^V
Read more...